Penyuluh KUA Sewon Ikuti Pelatihan MPMB 2023

Diposting pada 209 views

Yogyakarta, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) bidang Kemasjidan menyelenggarakan Pelatihan Masjid Profesional, Moderat dan Berdaya di Hotel Grand Mercure, 29-31 Juli 2023.

Akmal Salim Ruhana, S.H.I., M.P.P dalam sambutannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya Pelatihan Masjid Profesional, Moderat dan Berdaya.

“Melalui Program MPMB, kita berharap terjadi revitalisasi peran masjid untuk semakin profesional pengelolaannya, kian moderat cara pandang dan paham keagamaan seluruh ekosistemnya, juga kian berdaya dan memberdayakan jama’ahnya. Sehingga masjid memiliki fungsi yang lebih luas” kata Kasubdit. Kemasjidan Kemenag RI tersebut.

Akmal Salim menambahkan pelatihan MPMB ini merupakan kebijakan prioritas dan direktif Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas. Program ini dimaksudkan untuk tiga hal. Pertama, membangun profesionalitas dalam pengelolaan masjid oleh semua ekosistem masjid.

Kedua, mendiseminasikan cara pandang yang moderat, toleran, ramah, sehingga kenyamanan dan kerukunan tetap terjaga. Ketiga, memberdayakan dan memakmurkan masjid dan otomatis memberdayakan segenap jemaahnya.

Program MPMB ini memiliki tujuan yang sangat positif. Melalui program ini, diharapkan terjadi revitalisasi peran masjid dengan pengelolaan yang lebih profesional, serta paham keagamaan yang moderat dan toleran dalam seluruh ekosistemnya. Selain itu, program ini bertujuan untuk memberdayakan masjid dan jemaahnya agar kenyamanan, kerukunan, dan kemakmuran tetap terjaga.

Salahasatu peserta MPMB 2023 yang terpilih yaitu Nurul Aeni dan Jamilludin yang berasal dari Masjid di Sewon mengungkapkan rasa senang dan antusias mengikuti Program MPMB 2023. Program ini memberikan kesempatan bagi para penggerak masjid untuk merevitalisasi peran masjid, meningkatkan profesionalitas pengelolaan, dan mempromosikan cara pandang yang moderat dan toleran dalam keagamaan.

“Saya sangat senang dan bersyukur menjadi peserta MPMB 2023 ini, banyak ilmu baru terutama dalam mewujudkan masjid yang profesional, moderat dan berdaya”, ungkap Nurul yang juga aktif sebagai Penyuluh Agama Islam KUA Sewon dan Muslimat NU Panggungharjo tersebut.

Hal sama diungkapkan oleh Jamilludin, “Alhamdulillah, MPMB 2023 menjadi ruang bagi kami para pengurus ta’mir untuk mamapu memaksimalkan fungsi masjid di era yang serba maju seperti saat ini dengan berbagai layanan dan inovasi”, kata Jamil yang menjabat Sekretaris Masjid Jami Kodama Krapyak.

Paska pelatihan masing-masing peserta diharapkan dapat mulai mensosialisasikan dengan pengurus ta’mir, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda di wilayahnya. Selanjutnya pada Desember 2023 akan dipilih masjid yang berhasil melaksanakan program Masjid Pelopor Moderasi Beragama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.